Dunia Sanggup Memenuhi Kebutuhan, Namun tidak untuk Kerakusan

ist.pribadi



Tulisan ini berawal dari Diskusi bersam Mencari kedamain dan kesejahteraan Yang Akhi-khi.
Perkembangan Dunia Global Semakin marak dan  kalangan Kapitalisme, serta para Feodal, semakin berpetualangan di dunia yang masih dalam kepakuman termasuk indonesia
Kini menjadi perlombahan bagi Bangsa-bangsa menuju belahan dunia yang masih dalam keperawanan Sumber Daya Alam(Papua). Sungguh menyegarkan ketika membangun hubungan bilateral dan Multilateral oleh para politikus Indonesia yang hanya mencari Kuasawati dan manewati (Kuasa dan Uang).
Kaum Politikus Indonesia yang hanya mencari kenikmatan semata dalam hubungan kerja sama antara kelas-kelas elit.

Dunia kami sangat luas,  lain mencari keuntungan mencari kebugaran dipanggung politik, namun mereka ini tak sanggup memberikan sedeka kepada yang tak punya
Semua manusia ingin bebas, mencari kedamain, kedamain sangatlah jahu di imingan manusia, imingan itu di batasi oleh manusia lain hanya demi kepentingan semata.
Dunia damai semakin terkikis oleh berbagai kepentingan manusia.
Dunia tempat kita tinggal dapat terhubung secara cepat melalui teknologi informasi, seperti internet, telepon selular.

Planet bumi yang secara fisik sangat luas saat ini seolah-olah menjadi sebuah Kampung Global (Global Village) yang datar. Perkembangan ini begitu cepat dan telah berdampak pada pola kehidupan umat manusia. Berbagai sektor kehidupan lain semakin berkembang dari sektor ekonomi, perdagangan, sosial hingga politik dan ideologi. Apabila manajamen perubahan ini tidak tepat, maka akan sangat berdampak terhadap kehidupan masyarakat dan memungkinkan terjadinya bencana kemanusiaan.

Saran: Membangun Manusia harus sesuai dengan etiket masyarakat setempat.


Postingan populer dari blog ini

Kata Sapahan Dalam Bahasa Malind BOB

Apa yang Kita Cari dalam Hidup?