Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sejarah

PRINSIP ETIKA POLITIK GEREJA KATOLIK YANG DI PERJUANGKAN PATER NELES TEBAY Pr, DALAM KONTEKS PEMBEBASAN MANUSIA PAPUA Oleh p’Ascall Rembe Pr

Gambar
  PRINSIP ETIKA POLITIK GEREJA KATOLIK YANG DI PERJUANGKAN PATER NELES TEBAY Pr,  DALAM KONTEKS PEMBEBASAN MANUSIA PAPUA                             Oleh p’Ascall Rembe Pr (its.dok.pribadi/2019 PROLOG : 1. KAPUR SIRI  Lompatan dari dalam sejarah Tanah Papua dan Manusianya. Yang mendiami pulau raksasa New Gunea ( Sekarang Papua), tentu tidak akan terlepas dari itu, dimana kami sekarang mengalami penindasan dalam system yang diterapkan oleh sekelompok yang mengatas namakan negara. System yang begitu mudah menjajah kaum pribumi. pembunuhan tanpa sebab terus mengalir deras diatas tanah Papua. Pembajakkan lahan terus di perluaskan tanpa kompromi. kesejaterahan dipertontonkan pada public sebagai temali kekuasaan. Berbagai Kegiatan illegal logging, illegal fishing terus menggurita atas nama, negara, atas nama para petinggi nasional, local, bahkan sampai pada kelompok. kaum pribum...

Menyatu Gerak: Pesan Moral Anak Bangsa Papua

Gambar
Pesan Moral Anak Bangsa Kita semua ini senasib, kita sama -sama rakyat tertidas kita semua korban dari praktek kolonialisme Indonesia di West Papua. Ko dari gunung, ko dari pante ko dari lemba ko dari pesisir ko dari timur ko dari barat ko dari utara dan ko dari selatan kita semua ada dalam satu ancaman pemusnahan. Kita ini dikorbankan oleh kepentingan kapitalis dan imperalis global melalui pilar utamanya yaitu kolonialisme Indonesia. Kami bangsa koloni yang merasakan pahitnya pengisapan, Perampasan, diskriminasi rasial, Pembunuhan penyiksaan penagkapan sewenang-wenang penjarah dan tidak lama lagi kita punah. Namun kita merasa belum ada persatuan dalam perjuangan  Pembebasan Nasional. Apakah mungkin kita egois atau kita tidak pernah duduk sama-sama makan pinang di para-para atau belum duduk minum copy di honai. Sesugguhnya Bangsa papua itu hanya memiliki satu sejarah penindasan .  Sebenarnya  kita ini bergerak bersama untuk menuju  ke anggasa...

Problema Filosofis dan Pembatasan Kekuasaan Negara di Tanah Papua

Gambar
THE HISTORY CALL PAPUA  OBEY THE LAW HUMMAN BAING’S. Oleh:  A. ABDULLAH WANDIA. ist. Galang Gisi Buruk Kab.Asmat Papua PROBLEMA FILOSOFIS ( SUARA PERS ) Pembatasan Kekuasaan Negara. Sejarah temporer Nasional, dimana – mana selalu berkaitan dengan persoalan kekuasaan Negara begitu pula di Indonesia kekuasaan negara cendenrung dipandang sebagai suatu hal yang mistis dan Adiduniawi bersifat Transendental dari atas Irasional dan tidak terbatas. Hal ini muda dapat dilihat sejak terbentuknya Negara Modern Indonesia Pasca Nusantara hingga mencapai kekuasaan yang Refresif dan menjadi kekuasaan Negara yang HEGEMOK/HETEROGEN. Kekuasaan negara ini telah menjadi Supermasi tersendiri dan melampauih ( Menegaskan) kepentingan Kedaulatan Rakyat. Dalam hal ini, hak-hak Kewarga negaraan di Interpretasikan ( di pasang) secara sepihak oleh Negara, padahal sudah lama dikembangkan wacana Nilai kekuasaan Demokratis. Dimana segala bentuk kekuasaan di Inte...

Ethnografi Kimaam

Gambar
Sekilas Sejarah Malind BoB    Pulau Kimaam, juga disebut Frederik Hendrik Island, pulau Dolok, Yosudarso dan Kolepom, meliputi area seluas 14.357 km. Sebagian besar daerah ini berawa. Pulau ini dipisahkan dari barat daya Irian Jaya oleh Selat Muli (sekarang dikenal sebagai Putri Marianne selat). Pulau ini terbentuk dari sedimen diendapkan oleh Sungai Digul. Oleh karena itu, bagian utara dan tengah pulau memiliki elevasi lebih tinggi dari selatan dan barat. Pulau Kimaam merupakan daerah lahan basah yang terdiri dari ekosistem mangrove, savana sebuah, rawa dan hutan hujan.