Postingan

Menampilkan postingan dengan label Literasi

Belajar Bahasa Inggris: Kiat Harry Harding tentang Belajar Bahasa Baru

https://youtu.be/7LqH381F5ys Harry Harding, kelahiran Australia, adalah pembawa acara televisi dan radio di provinsi Guangdong, China.  Juga dikenal sebagai 'Hazza', dia fasih berbahasa Inggris dan Mandarin.  Berdasarkan pengalamannya sendiri dalam mempelajari bahasa lain, dia membagikan kiatnya untuk belajar bahasa Inggris. Secara tradisional, belajar bahasa kedua sangat mirip dengan mata pelajaran lain di kelas.  Tetapi bagi Harry, rute tradisional tidak berhasil. "Saya belajar bahasa Mandarin dan saya bukan siswa terbaik. Jadi saya tidak suka buku teks, saya tidak suka menghafal [kosakata]." Tetapi kemudian dia menemukan bahwa dia bisa belajar bahasa Mandarin melalui sesuatu yang dia sukai: musik. "Saya pandai menghafal lirik dalam lagu. Jadi saya baru saja mulai belajar lagu China dan kemudian memposting cover di internet untuk dibagikan dengan teman-teman saya." Dia menggunakan kecintaannya pada karaoke untuk melatih keterampilan bahasanya dengan mengha...

Hal Kisah, Cerita Seorang Kakek Tua, di Negeri Beradap

Gambar
illustrasi Gb. google.com Suatu hari, ada seorang kakek tua yang butah, tinggal di daerah terpencil di pinggiran kota, setiap malam ia hanya mendengar hirup-hikuk kota yang begitu mega. Pada saat itu, ia mendengar rentetan bunyi meriam para aktor yang shakingnya membabi-butah utk membunuh semua makluk yang berada didaerah perkotaan..kericuan itu pukul mundur manusia dari dalam kota  Ke luar perkotaan itu..kakek itu me ndengar semakin dekat bunyian-bunyian meriam yang keluar dengan suara jeritan manusia, Ia tak gentar oleh bunyian itu, jiwanya seakan sudah membatuh, semua makluk tertelan dalam campuran kimia itu... saatnya tibah para algojo, menyusuri batas-batas kota tua itu, sambil menghabisi nyiawa makluk-maklu yang masih merintih kesakitan..tepatnya mereka masuk dirumah kakek itu, kakek itu terus bergumul dalam doanya, ketakutan semakin menguasahi matah hatinya, Ia pun semakin memanjatkan doa untuk mendoakan mereka yang melakukan kejahatan tak manusiawi itu,...

Tubuh Kecilku

Gambar
Tubuh Kecilku www.sastrapapua.com/2017/07/tubuh-kecilku. Tubuh ini milikn-Nya.. Aku pemilik negeri ini Walau tubuh ini milik-Nya tetapi aku pemiliknya Tiada kata Tiada suara Hanyalah sapĂ an Aku tidak butuh itu Aku mau jadi aku bukan sapaan Aku anak negeri ini Walau aku harus bermendung di bawah sayap apotek  K 24 jam Dengan muka nansedih Aku mau... Tdk juga suara cahaya bidadari Cendeawasih Menyentu aku dan membawa aku pada langit dan gunung ciklop... Aku kecil di selatan papua Aku mau.... Moga aku tetap aku... dan pemilik Negeri ini By T. Rembe

Nyamuk Kecil

Gambar
Nyamuk Kecil Tubuh kecil itu pilu di atas emas Tubuh kecil itu penuh dengan coretan kekayaan,  tetapi siapa sangka semua bukan milinya. Dibalik segalah kekayaan tubuh kecil itu beriak, Hadirlah nyamuk-nyamuk dengan segalah senyum dan tawa, Tersapa dengan godaan dan syair muslihat, beku dengan syaduh muslihat Nyamuk-nyamuk kecil terus menyerang tubuh ini, Darah tubuh ini terkuras dengan lilitan linta dan nyamuk itu, Tak berdaya Hanya ada senyum bukan kesedihan... Siapa yang tahu hal itu, Siapa yang menyadari hal itu, Hidup bukan mati; Hidup dijadikan mati. By T. Rembe ctt: Puisi-Puisi Karya T.Rembe Perna di Muat di  http://www.sastrapapua.com/

Obor Revolusi Sastra Komunis

Gambar
Obor Revolusi Sastra Komunis Oleh:  Fahrudin Nasrulloh JEJAK dari Pojok Kampung Ada persepsi miring dan kelam hingga kini ihwal gerakan Partai Komunis Indonesia. Pertarungan politik dan ideologi dari masa ke masa memiliki momentum masing-masing. Di negeri ini penistaan dan pengasingan eks PKI atau yang berada di selingkungannya, baik keluarga maupun sanak saudara. Peristiwa Gestapu 1965 menggebyah semua itu. Sejarah komunisme di Indonesia kian memerah. Satu-satunya saksi di mana kita bisa belajar bersama adalah dengan apa semua itu terkabarkan dan tertuliskan. Yang terceritakan barangkali sudah jarang kita temukan, lebih-lebih bagi generasi muda sekarang. Saya termasuk generasi yang lahir pada 1970-an yang di masa kecil saya benar-benar dihantui akan cerita-cerita “lubang buaya”. Terutama saat menonton film G 30S/PKI besutan Arifin C. Noer itu. Umpatan giris  “Darah itu merah, jendral!”, kala sosok perempuan di film itu mengayunkan silet di tangannya lant...